Korelasi Kanonik

Analisis korelasi digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan antara dua buah variabel, namun kenyataannya kita lebih sering ingin mengetahui bagaimana hubungan antara sekumpulan variabel dengan sekumpulan variabel lainnya, misal kita ingin mengetahui hubungan antara dua set variabel berikut:
– set variabel bakat and set variabel achievement,
– set variabel kepribadian and set variabel yang mengukur kemampuan,
– set variabel penyusun indeks harga set variabel penyusun indeks produksi,
– set variabel ekologis dan a set of environmental variables,
Oleh karena itu, kita tidak bisa menggunakan analisis korelasi untuk mengukurnya, namun dalam kasus ini kita bisa menggunakan analisis korelasi kanonik. Analisis korelasi kanonik adalah suatu alat statistik untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi hubungan antara dua jenis kelompok (set) variabel. Analisis korelasi kanonik fokus kepada korelasi antara kombinasi linier variabel-variabel di suatu kelompok dengan kombinasi linier variabel-variabel pada satu kelompok lainnya. Continue reading “Korelasi Kanonik”

Seri Belajar R [4] : Grafik Menggunakan R‐Commander

Dalam tulisan ini kita akan melanjutkan bahasan mengenai R. Pada bagian ini akan dibahas penggunaan R‐Commander untuk membuat penyajian statistik deskriptif dari suatu kumpulan data. Fokus utama adalah pembuatan beberapa macam bentuk grafik yang banyak digunakan dalam analisis data.

R menyediakan banyak menu pilihan grafik pada R‐Commander, antara lain Histogram, Diagram Batang dan Daun (Stem-and-leaf display), Boxplot, dan lain‐lain. Secara lengkap pilihan grafik yang tersedia dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Continue reading “Seri Belajar R [4] : Grafik Menggunakan R‐Commander”

Seri Belajar R [3]: Manajemen Data Pada R menggunakan R-GUI

Manajemen data yang meliputi data entry, edit, import dan export, merupakan suatu langkah yang penting dalam analisis statistika. Secara umum, minimal ada dua macam bentuk data yang dapat diolah, yaitu data yang dimasukkan langsung lewat R editor melalui keyboard, dan data yang sudah ditulis menggunakan Program Sheet lain, seperti Text, SPSS, MINITAB, Access ataupun dBase. R menyediakan dua cara untuk melakukan manajemen data, yaitu menggunakan R‐GUI dan melalui command line di R‐console. Continue reading “Seri Belajar R [3]: Manajemen Data Pada R menggunakan R-GUI”

Seri Belajar R [2]: GUI R-commander dan Manajemen Direktori Kerja

GUI R-commander

Awalnya R merupakan suatu program yang berbasis command line, sehingga kita harus mengetikkan baris perintah pada command editor, sehingga sangat sulit bagi user yang belum terbiasa. Untungnya, pada saat ini telah tersedia beberapa GUI sederhana untuk keperluan beberapa analisis statistika tertentu, khususnya yang berkaitan dengan manajemen data di R. Library R‐commander yang terdiri dari Rcmdr, RcmdrPlugin.TechingDemos, RcmdrPlugin.epack, RcmdrPlugin.HH, dan RcmdrPlugin.FactoMineR, merupakan library tambahan dari R untuk memfasilitasi GUI yang dapat digunakan untuk berbagai analisis statistika dasar. Continue reading “Seri Belajar R [2]: GUI R-commander dan Manajemen Direktori Kerja”

Seri Belajar R [1]: Paket Statistik R

Kelompok paket software statistik untuk keperluan analisis data secara umum dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok software komersil dan kelompok software statistik open source atau freeware. Beberapa contoh software statistik komersil yang popular di Indonesia adalah SPSS, MINITAB, Eviews, SAS, dan Splus. Sedangkan contoh dari freeware statistik antara lain R, Open Stats, SalStat, Vista, dan lain‐lain (lihat http://www.statistics.com/content/freesoft/ AZlisting.html). Continue reading “Seri Belajar R [1]: Paket Statistik R”