Seri Belajar R [2]: GUI R-commander dan Manajemen Direktori Kerja


GUI R-commander

Awalnya R merupakan suatu program yang berbasis command line, sehingga kita harus mengetikkan baris perintah pada command editor, sehingga sangat sulit bagi user yang belum terbiasa. Untungnya, pada saat ini telah tersedia beberapa GUI sederhana untuk keperluan beberapa analisis statistika tertentu, khususnya yang berkaitan dengan manajemen data di R. Library R‐commander yang terdiri dari Rcmdr, RcmdrPlugin.TechingDemos, RcmdrPlugin.epack, RcmdrPlugin.HH, dan RcmdrPlugin.FactoMineR, merupakan library tambahan dari R untuk memfasilitasi GUI yang dapat digunakan untuk berbagai analisis statistika dasar.

Untuk menggunakannya kita perlu menginstal library-library tersebut, setelah kita menginstal R. Library tersebut bisa didownload di server CRAN. Setelah di download, lakukan proses instalasi berikut:

  1. Pertama, jalankan program R sampai jendela program R terbuka.
  2. Pilih menu Packages, pilih Install package(s) from local zip files … . Kemudian arahkan lokasi pada dialog Look in ke direktori dimana file Rcmdr_1.3‐10.zip, RcmdrPlugin.HH_1.1‐5.zip, RcmdrPlugin.epack_1.0‐1.zip, RcmdrPlugin.TechingDemos_1.3‐10. zip, RcmdrPlugin.FactoMineR_1.00.zip. Pilih semua file tersebut, seperti yang terlihat pada jendela dialog pada Gambar berikut.

    Kemudian klik Open, maka R akan menginstal paket R‐commander yang ditandai dengan dialog berikut pada jendela R‐console.

> utils:::menuInstallLocal()

package ‘RcmdrPlugin.TeachingDemos’ successfully unpacked and MD5 sums

checked

package ‘Rcmdr’ successfully unpacked and MD5 sums checked

package ‘RcmdrPlugin.epack’ successfully unpacked and MD5 sums checked

package ‘RcmdrPlugin.FactoMineR’ successfully unpacked and MD5 sums

checked

package ‘RcmdrPlugin.HH’ successfully unpacked and MD5 sums checked

updating HTML package descriptions

>

  1. Setelah terinstal, paket R‐commander dapat dijalankan dengan dua cara yang berbeda, yaitu:

  • Dengan mengetikkan perintah library(Rcmdr) pada jendela R‐console

    > library(Rcmdr)

  • Pilih menu Packages, lalu pilih Load package … dan kemudian memilih Rcmdr pada daftar paket library yang telah terinstal, seperti yang terlihat pada Gambar berikut:

Apabila pada saat proses instalasi librari R-commander berjalan sukses, maka akan keluar tampilan dari paket R-commander sebagai berikut:

  1. Untuk keluar dari paket R‐commander dan sekaligus R dapat dilakukan dengan memilih menu File, pilih Keluar, dan klik pada pilihan Dari Commander dan R yang tersedia di jendela R‐commander.

Manajemen Direktori Kerja pada R

Cara kerja dari R adalah sama dengan Splus, yaitu bekerja dengan satu direktori untuk satu projek. R akan menyimpan file image dari semua obyek atau internal data dan history dari semua perintah yang pernah diketikkan di jendela R‐console pada direktori kerja secara otomatis atau default dengan file berekstensi .Rdata. Lokasi default dari direktori kerja R adalah direktori “C:\Program Files\R\R‐2.10.1“. Untuk keperluan pekerjaan sehari‐hari yang menggunakan R akan lebih baik jika dilakukan pada direktori tersendiri.

Berikut ini adalah langkah‐langkah yang dapat digunakan untuk membuat direktori khusus dari suatu pekerjaan dengan menggunakan R:

  • Misalkan kita telah mempunyai direktori C:\Kerja_dg_R (buatlah direktori ini jika belum ada). Langkah pertama, buatlah satu direktori baru di C:\Kerja_dg_R dengan nama direktori “Nama_Pekerjaan“, misalkan Kerja1. Dengan demikian, pada tahap ini diperoleh suatu direktori baru yaitu C:\Kerja_dg_R\Kerja1.
  • Buatlah copy dari shortcut program R di desktop window, dan rename shortcut ini sebagai shortcut Kerja1. Sehingga di desktop window muncul shortcut Kerja1.
  • Kemudian arahkan mouse pada shortcut tersebut dan klik kanan. Pilih Properties dan ganti informasi pada kolom Start in menjadi C:\Kerja_dg_R\Kerja1

Diatas telah dijelaskan bahwa bagaimana semua obyek yang digunakan dalam satu sesi pemakaian R, akan disimpan secara default ke dalam file .Rdata. Supaya file‐file pekerjaan lebih terorganisir, R memberikan fasilitas tambahan untuk menyimpan data atau obyek yang digunakan dalam setiap sesi R ke dalam file workspace tertentu yang memiliki ekstensi .Rdata. Penyimpanan dengan menggunakan menu File kemudian Save Workspace … . File‐file ini selanjutnya dapat diload kembali jika diperlukan dengan cara sebagai berikut:

  • Dengan menggunakan menu File kemudian pilih Load Workspace … lalu pilih file yang diinginkan pada direktori yang sesuai
  • Dengan mengetikkan baris perintah berikut:

    > load(“path directory/nama file”)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: