Minitab Macro untuk Analisis Cluster Metode Hierarkhi


Analisis kelompok digunakan untuk mengelompokkan obyek-obyek pengamatan menjadi beberapa kelompok berdasarkan pengukuran variabel-variabel yang di amati, sehingga obyek dalam kelompok yang sama mirip dan antar kelompok tidak mirip. Masing-Masing kelompok harus berbeda dari kelompok lainnya  berkenaan dengan karakteristik yang sama; yang berarti pengamatan  satu kelompok harus berbeda dari pengamatan lain kelompok.

Manfaat dari Analisis Kelompok antara lain:

  • Eksplorasi Data

untuk mendapatkan gambaran tentang informasi yang ada dalam himpunan data tersebut bahkan sampai pada pembangkitan hipotesis untuk melihat struktur populasinya

·         Reduksi Data

untuk mewakili seluruh anggota kelompok tersebut dengan suatu informasi ringkasan dari kelompok tersebut

·         Pelapisan atau pemisahan obyek-obyek

Hasil pengelompokkan dari analisis kelompok dapat digunakan sebagai pelapisan atau stratifikasi dalam penarikan sampel

Metode Analisis Kelompok

Tekhnik pengelompokan dalam Analisis Kelompok bisa dibagi menjadi beberapa metode berikut:

1.       Hierarkhi

–          Pautan tunggal (single linkage/nearest neighbour)

–          Pautan lengkap (complete linkage/ farthest neighbour)

–          Pautan Rataan (Average Linkage Between Methode)

–          Sentroid (Centroid Clustering)

–          Median Clustering

–          Ward’s Method

2.       Non Hirarkhi

–          K-rataan (K-mean)

Pengelompokan HierarkhiTerdapat dua jenis pendekatan dalam teknik pengelompokan hierarkhi ini, yaitu:

–          Aglomeratif: proses pengelompokkan dimulai dengan setiap titik diperlakukan sebagai kelompok/cluster individual, kemudian  dalam setiap langkah, menggabungkan sepasang kelompok yang terdekat.

–          Divisif: proses pengelompokan dimulai dengan memperlakukan seluruh titik sebagai satu kelompok yang utuh, kemudian dalam  setiap langkah dipisah hingga tiap kelompok/cluster hanya memiliki satu titik.

Dalam tulisan ini hanya akan difokuskan pada pendekatan aglomeratif. Berikut ini adalah algoritma dasar untuk pengelompokan hierarkhi dengan menggunakan pendekatan aglomeratif:

1.       Hitung matriks proksimiti, jika diperlukan.

2.       repeat (ulang):

3.       Gabungkan dua kelompok yang terdekat.

4.       Update matriks proksimiti untuk nilai proksimiti kelompok yang baru dengan kelompok lainnya

5. until (sampai dengan): hanya satu kelompok tersisa.

Berikut ini adalah contoh Minitab Macro untuk Analisis Cluster metode hierarkhi dengan menggunakan teknik Centroid clustering dan ukuran jarak Euclid:

gmacro
euclid
Note       *************************************************
Note       *       A N A L I S I S  K E L O M P O K        *
Note       *    MENGGUNAKAN UKURAN KETIDAKSAMAAN EUCLID    *
Note       *************************************************
Note
Note
Note Petunjuk :
Note 1. Pastikan data telah ada pada worksheet.
Note 2. Pastikan kolom adalah variabel dan baris adalah observasi
Note 3. Maksimum untuk 48 variabel/observasi
Note 4. Masukkan jumlah variabel yg dimiliki data, tekan Enter.
Note Jumlah Variabel =
Set c100;
file ‘terminal’;
Nobs 1.
Let k1=c100(1)        #jumlah variabel
let k2=count(c1)    #jumlah observasi
let k110=k2

do k111=1:k2
let c102(k111)=k111
enddo

let c103=text(c102)
copy c1-ck1 m1
transpose m1 m2
copy m2 c1-ck2;
varnames.

let k112=103
let k21=0
mlabel 1
let k21=k21+1
erase c50-c90 c121
let k113=k112+1
do k3=1:k2        #r->baris matriks
do k4=1:k2        #s->kolom matriks
do k5=1:k1
let c99(k5)=(ck3(k5)-ck4(k5))**2
enddo
let k6=sqrt(sum(c99))
let k7=50+k3-1
if (k6=0 and k3=k4)
let ck7(k4)=999
else
let ck7(k4)=k6
endif
enddo
enddo

#Find minimum
let k8=50+k2-1
let k101=1
do k9=50:k8
let c121(k101)=min(ck9)
let k101=k101+1
enddo

let k102=min(c121)
do k103=50:k8
let k105=k103-49
do k104=1:k2
if k102=ck103(k104)
let c49=ck105+ck104
let k106=k104
let k107=k105
endif
enddo
enddo

copy ck112 ck113
if k106<k107
let ck113(k106)=concatenate(ck112(k106),”,”,ck112(k107))
else
let ck113(k107)=concatenate(ck112(k106),”,”,ck112(k107))
endif
let k115=k107+1
while k115<=k2
let k116=k115-1
let ck113(k116)=ck112(k115)
let k115=k115+1
endwhile
let k114=k113-1
name ck114 ‘iter_n’
name ck113 ‘hasil’
let ck113(k2)=””
Note HASIL PENGELOMPOKAN (CLUSTERING):
prin c103-ck113

let ck106=c49/2
let k108=k107+1

while k108<=k2
let k109=k108-1
let ck109=ck108
let k108=k108+1
endwhile
erase ck110
let k110=k110-1
Note Lanjutkan ke iterasi berikutnya?
Note Tekan 1 jika Ya ; Tekan 2 jika Tidak
Set c101;
file ‘terminal’;
Nobs 1.
If c101(1)=1
let k2=k2-1
let k112=k112+1
goto 1
endif
Endmacro

<by:u41>

4 Responses

  1. mas mau nanya, cara ini maksimumnya 48 pengamatan ya? kalau yang sampai 500 pengamatan gimana ya caranya?

  2. keduaxxxxx

  3. mantabzzzz gan….. Pertamaxxxxxxxxxxxx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: